If you want to be the best at everything, you will get NOTHING.

Prinsip ini sangat berlaku dalam dunia bisnis, yaitu fokus membesarkan satu bisnis kita dulu sampai besar baru ditinggal ke yang lain. Tapi banyak pengusaha pemula yang gagal fokus ditengah2 :
- Mentang2 udah ngerti bisnis dikit langsung buka bisnis baru
- Bisnis pertama belom stabil udah gaya gaya ditinggal
- Ngakunya sih kan ada karyawan dan sistem di bisnis pertama padahal masih kopong
- Kan bisnis yang baru partneran, jadi bisa bagi tugas hehehe. Pret, tetep aja perhatian ke bisnis pertama akan kurang.
- Keliatannya keren punya banyak bisnis : "Owner 3 perusahaan, CEO 5 bisnis" padahal isinya rapuh semua. Semuanya masih kecil alias curut...

Ini jg menjadi pokok utama pembahasan saya di buku Never Too Young To Become a Billionaire. Teman2, pengusaha pemula... FOKUSlah membesarkan bisnis kita satu dulu, jangan mencla mencle pindah ke yang lain sebelum lima tahun pertama. Bangun dulu fondasinya, tularkan budaya dan etos kerjanya kepada karyawan, buat sistem & sop yang terstruktur & pastikan semuanya bisa berjalan lancar tanpa kehadiran kita secara full. Saya udah pernah ngerasain mau sok sok buka bisnis baru, bisnis fashion belom stabil udah gaya masuk ke kuliner.. Bukannya untung malah buntung, bukannya jalan dua duanya malah bangkrut dua duanya. Rasain tuh *ngomong ke diri sendiri, hiks..

Jangan maksa mau menjadi yg TERBAIK di semua bidang. Kita cuma manusia biasa, bukan superman bro. Mau bisnis A, mau bisnis B, mau bisnis C, mau apa apa semuanya. Selama kita banyak maunya malah kita ngga dapet apa apa. Ngga usah ngiler ngeliat orang lain bisnis A. Setiap orang punya jalan nya masing masing dalam berbisnis, kita pindah ke bisnis A tiru dia pun contek caranya pun sama persis BELOM TENTU hasilnya sama. Sentuhan tangannya berbeda karena kita berasal dari latar belakang yang berbeda. Jadi, stop membandingkan bisnis kita dengan yang lain. Bisnis kita juga punya potensi miliaran, cuma kita aja yang belom ketemu HOW nya.
Kalo sering ngerasa, "Enak yah bisnis kayak dia..." Percayalah itu SEMU alias fatamorgana. Rumput tetangga memang sering kali kelihatan lebih hijau, bisa karena dua hal :
1. Sebenernya ngga hijau asli, padahal rumput tetangga sintetis
2. Kenapa rumput tetangga lebih hijau? Karena dia sibuk nyiremin rumputnya dan kita cuma sibuk ngeliatin dia doang. Harusnya pas ngeliat rumput tetangga hijau bukannya pindah ke tetangga tapi itu adalah tanda bahwa kita harus sirem rumput kita lebih giat lagi.

Teman teman muda, kita bukan Chairul Tanjung ataupun Dato Sri Tahir yang punya puluhan unit bisnis. Sekali buka langsung jadi semuanya. Karena mereka udah stabil di bisnis bisnis pertamanya, uang udah ada, cadangan darurat ada, tinggal nyari orang yang tepat buat kelola bisnis barunya. Mereka tinggal ngomong, "Kita bagi saham, saya yang modalin kamu yang jalanin. Deal?!" Lah kita? Uang aja pas pasan sok mau buka banyak bisnis. Tobat..... Padahal semua masih dihandle sendiri...

Saya ngga kagum sama sekali dengan anak muda yang bilang, "Bisnis gue ada banyak.. Ada ini ada ini ada ini..." Karena saya yakin pasti isinya KOPONG semua, paling cuma buat gegayaan. Saya kagum dengan anak muda yang fokus membesarkan satu bisnisnya walaupun banyak godaan lain, karena satu bisnisnya ini yang akan menjadi fondasi bisnis untuk karier bisnisnya yang lain.

Mengutip kalimat Koko Bruce Lee,
"Saya tidak takut dengan orang yang melatih 10.000 jurus tendangan sebanyak 1 kali.
Saya takut dengan orang yang melatih 1 jurus tendangan sebanyak 10.000 kali"

Sekarang ini tiap hari buanyak banget yg nawarin peluang bisnis ke saya. Godaan banget. Tp sy tetep pada prinsip. Setiap kali ada tawaran bisnis masuk ke saya, saya jawab, "Maaf.... Biarkan saya fokus membesarkan bisnis Men's Republic sampai jadi raksasa lebih dulu. Peluang bisnis ini kita bahas beberapa tahun lagi."


Yasa Singgih
25 November 2015