Sering nggak ngeliat gini, ada sebuah artikel bagus di social media tentang bisnis, keuangan atau pengembangan diri dan sejenisnya lalu ada orang yang comment gini, "Halahh... Buat apa repot repot, hidup mah biasa biasa aja"


Hehehe. Maaf ya kalo ada yang kesindir, mudah mudahan jadi kebaikan untuk kita semua untuk berkembang lebih baik. Namun mohon maaf buat yang suka komen kaya gitu, sadarkah Anda bahwa kalimat kalimat pembenaran macam itulah yang membuat diri Anda gitu gitu aja, biasa biasa aja atau bahkan cenderung dibawah rata rata.


Sering banget kan muncul kalimat gini, seperti yang saya bahas juga di buku saya Never Too Young To Become a Billionaire :
- Gausahlah punya cita cita kaya, miskin aja bisa bahagia kok! ---> Kalo miskin aja bisa bahagia apalagi kaya, biasanya itu mah alesan aja buat orang orang yang sebenernya hidupnya gagal untuk kaya dan males untuk berusaha.
- Ngapain repot repot belajar ini itu, hidup biasa aja lebih nikmat ---> Alesan aja ya kalo situ males belajar.
- Buat saya uang itu ngga penting! ---> Pembenaran bagi orang orang yang sebenarnya ngga punya banyak uang tapi biar keliatan keren dia bilang uang itu ga penting
- dan berbagai macam pembenaran yang membunuh lainnya.


Manteman, buang semua pembenaran yang membunuh diri kita sendiri. Kalo memang belum mampu, katakan belum mampu dan akan berusaha menuju kesitu. Jangan membuat pembenaran "Ahh ini mah ga penting buat saya, ah ga perlu..."


Kalo kita membuat pembenaran sendiri, "Ngga usah sukses, ngga usah kaya, hidup biasa aja" yaaa jadilah seperti demikian. U are what u think.


Ayo bertumbuh!
Never too young to become a Billionaire.
See you at the top.


Yasa Singgih
7 Februari 2016