"Berapa biaya promosi yang saya harus keluarkan setiap bulan untuk bisnis saya?"

Begitu pertanyaan seorang peserta seminar kepada saya beberapa waktu lalu. Jawabannya sederhana, ini yang saya praktekkan di Men's Republic juga.

Biaya promosi itu TIDAK TERBATAS, sejauh promosi yang dibuat dampaknya berhasil alias melebihi dari modal biaya promosi. Jadi, selama itu efektif, lakukan sebanyak-banyaknya. Ini menurut saya.

Misalnya begini,
Saya keluar biaya promosi di Instagram 2 juta rupiah.
Setelah promosi, saya menghasilkan PROFIT 10 juta rupiah.
Ngapain saya mikir lagi berapa biaya promosi yang harus saya keluarkan? Minimal harusnya SAMA dengan biaya promosi awal yaitu 2 juta, atau kalau kita percaya diri dan selalu terbukti berhasil maka langsun saja 10 juta nya ditaruh untuk biaya promosi.

Maka yang penting dalam kegiatan promosi adalah selalu TES & UKUR, promosi itu harus measureable. Jangan asal jor-joran keluar banyak tapi nggak tau yang balik berapa. Coba dites, setelah saya promosi 100ribu, omset yang didapat jadi berapa, profit yang didapat jadi berapa. Intinya adalah tes & ukur.

Kalau ngga berhasil gimana? Banyak sekali variabel yang mempengaruhi sebuah promosi berhasil atau tidak, ini saya bahas dalam bisnis online ya berdasarkan pengalaman saya
1. Produknya oke?
2. Tampilan visualnya menggoda?
3. Media promosinya tepat?
4. Promosinya menarik?
5. Harganya cocok?
6. Target marketnya jelas?
7. Semuanya udah OKE, tapi copywriting alias bahasa penulisannya bagus ngga?
8. Semua udah OKE lagi, tapi ngga ada "Call to action" nya alias ngga ada ajakan untuk membeli & ngga ada informasi order kemana.
9. Dan tentunya masih BANYAK lagi.

Sooo...
Selama efektif, biaya promosi itu TIDAK ADA BATASNYA. Makin banyak makin yahud.

7 Desember 2016
Yasa Singgih